Ada tujuh tips yang direkomendasikan oleh American Heart Association
untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Tujuh tips tersebut adalah :
1. Berolahraga rutin
2. Menjaga berat badan
3. Mengonsumsi makanan sehat
4. Menjaga kadar kolesterol
5. Menurunkan tekanan darah
6. Mengontrol kadar gula dalam darah
7. Tidak merokok.
Ketujuh tips tersebut tidak hanya baik untuk menjaga kesehatan
jantung, namun juga mengurangi risiko terkena kanker hingga 50 persen.
“Temuan ini tidak mengherankan mengingat banyak unsur yang dilibatkan seperti menerapkan pola makan yang sehat, olahraga rutin,
dan tidak merokok, di mana hal tersebut telah dikenal dapat mengurangi
risiko kanker”, ujar Laura Rasmussen-Torvik, pemimpin penelitian.
Dr David Katz, direktur dari Prevention Research Center, Yale
University, mengatakan bahwa sejak lama ilmu pengetahuan telah
menunjukkan jika mengonsumsi makanan sehat adalah salah satu cara untuk
menghindari penyakit jantung, diabetes,
dan kanker. Hal ini ibarat pepatah ‘sekali dayung, dua-tiga pulau
terlampaui’, di mana dengan berolahraga secara rutin dan selalu
mengonsumsi makanan yang sehat, dinilai sangat efektif dalam mencegah
beberapa penyakit sekaligus seperti penyakit jantung dan kanker, serta tidak menutup kemungkinan penyakit lainnya.
Untuk melihat hubungan dengan risiko kanker, tim peneliti
mengumpulkan data lebih dari 13.000 pria dan wanita yang ikut ambil
bagian dalam penelitian berkelanjutan aterosklerosis(pengerasan pembuluh
darah) yang dimulai pada tahun 1987. Di awal penelitian, semua peserta
ditanya tentang gaya hidup dan kebiasaan sehat yang mereka terapkan. Dua puluh tahun berselang, hampir lebih dari 3000 orang terkena kanker, terutama kanker paru-paru, prostat, payudara, dan usus besar.
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang menerapkan 6 hingga 7 tips
gaya hidup sehat yang direkomendasikan, diketahui memiliki risiko 51
persen lebih rendah terkena kanker dibandingkan mereka yang tidak
menerapkannya. Sedangkan mereka yang menerapkan 4 tips diketahui
memiliki risiko 33 persen lebih rendah terkena kanker dibandingkan
dengan mereka yang tidak menerapkan.
Jika “tidak merokok” dihapus dari daftar gaya hidup sehat, maka
hubungan antara kesehatan jantung dan rendahnya risiko terkena kanker
akan berkurang secara signifikan.
Para peneliti berharap jika temuan ini dapat membantu dokter sebagai
usaha mendorong pasien untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat agar
terhindar dari berbagai penyakit termasuk penyakit jantung dan kanker.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar